Pencarian

Bupati Maluku Tengah Wisuda 150 Sarjana STKIP Gotong Royong Masohi dari Tiga Program Studi

Selasa, 20 Oktober 2026 • 18:46:31 WIB
Bupati Maluku Tengah Wisuda 150 Sarjana STKIP Gotong Royong Masohi dari Tiga Program Studi
Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir menghadiri wisuda 150 sarjana STKIP Gotong Royong Masohi.

MASOHI — Sidang senat terbuka STKIP Gotong Royong Masohi mengukuhkan 150 sarjana baru dalam prosesi wisuda yang dihadiri langsung Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir. Ratusan lulusan itu tersebar di tiga program studi: Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, serta Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Prosesi wisuda berlangsung di Masohi dengan kehadiran Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara Prof. Dr. H. Saiful Deni. Turut hadir jajaran Forkopimda, pimpinan STKIP Gotong Royong Masohi, para dosen, orang tua wisudawan, serta tamu undangan lainnya.

Siapa Saja yang Hadir dalam Wisuda STKIP Gotong Royong Masohi

Kehadiran kepala LLDIKTI Wilayah XII memberi bobot tersendiri bagi prosesi tersebut. Wilayah XII mencakup dua provinsi sekaligus, Maluku dan Maluku Utara, sehingga kehadiran pimpinan lembaga itu menandai pengakuan atas jalur pendidikan tinggi di kawasan tersebut.

Pimpinan STKIP Gotong Royong Masohi bersama para dosen mendampingi langsung para wisudawan. Orang tua dan keluarga lulusan memenuhi undangan dalam acara yang digelar di Masohi.

Pesan Bupati untuk 150 Lulusan: Jawab Kebutuhan Dunia Pendidikan

Bupati Maluku Tengah menyampaikan apresiasi dan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan. Ia berharap ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat diimplementasikan dengan baik.

"Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah berharap para lulusan mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta berkontribusi nyata dalam mencerdaskan generasi muda," ujar Bupati.

Zulkarnain juga menekankan pentingnya peran guru sebagai garda terdepan dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Bekal keilmuan, profesionalisme, dan integritas disebutnya menjadi modal utama bagi para lulusan.

Guru sebagai Garda Terdepan Peningkatan SDM Maluku Tengah

Harapan pemerintah kabupaten diarahkan pada tiga hal sekaligus: profesionalisme, integritas, dan karakter. Para lulusan diharapkan menjadi tenaga pendidik yang inovatif dan adaptif, serta mampu mengambil peran strategis dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Maluku Tengah.

Tiga program studi yang diwisuda semuanya bergerak di ranah keguruan. Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, serta Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia merupakan bidang yang langsung bersinggungan dengan kebutuhan guru di sekolah-sekolah.

Dengan 150 lulusan baru, tambahan tenaga pendidik bagi Kabupaten Maluku Tengah kini tersedia. Pemerintah kabupaten berharap para sarjana tersebut segera mengisi kebutuhan dunia pendidikan di wilayah itu.

Follow maluku24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mapikornews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks