Pencarian

Lexus IS350 2026 Diuji: V6 Naturally Aspirated Terakhir yang Masih Layak Dipertahankan

Selasa, 09 Juni 2026 • 10:38:01 WIB
Lexus IS350 2026 Diuji: V6 Naturally Aspirated Terakhir yang Masih Layak Dipertahankan
Lexus IS350 2026 hadir dengan fascia depan baru dan penyegaran desain yang lebih kontemporer.

MALUKU — Lexus kembali menyegarkan IS untuk model tahun 2026, yang kini memasuki tahun ke-12 sejak generasi saat ini pertama kali diperkenalkan. Ini adalah mid-cycle update ketiga kalinya, dengan perubahan paling kentara ada di bagian wajah: fascia depan baru yang terlihat lebih kontemporer dan tetap selaras dengan garis bodi yang sudah ada.

Lineup IS dipangkas habis-habisan. Varian entry-level IS300 dan varian puncak IS500 yang menggunakan mesin V8 sudah dihapus. Kini hanya tersisa IS350 dalam dua level trim: F Sport Design dan F Sport. Unit yang diuji adalah F Sport Design, yang menjadi varian dasar.

V6 3.5 Liter: Satu-satunya Pilihan Mesin, Dua Pilihan Transmisi

Dengan hilangnya mesin empat silinder dan V8, IS350 kini hanya mengandalkan V6 3.5 liter naturally aspirated bertenaga 311 hp dan torsi 280 lb-ft. Pilihan transmisi tergantung tipe penggerak: model penggerak roda belakang (RWD) mendapat transmisi otomatis delapan percepatan yang lebih modern, sementara model all-wheel drive (AWD) seperti unit uji ini masih menggunakan transmisi enam percepatan.

Soal konsumsi BBM, angka EPA nyaris identik: 19/27 mpg (kota/jalan raya) untuk RWD dan 19/26 mpg untuk AWD. Angka ini kalah dari Audi S3 (23/31 mpg) dan BMW M235 Gran Coupe (24/33 mpg). Namun dalam pengujian nyata di jalan tol dengan kecepatan 75 mph, IS350 AWD justru mencatat 28 mpg — lebih baik dari klaim pabrik.

Handling: Tidak Sekencang Rival Jerman, Tapi Jauh Lebih Nyaman

Data objektif memang tidak berpihak pada Lexus. Akselerasi 0-60 mph dalam 5,6 detik kalah telak dari S3 dan M235 yang sama-sama 4,2 detik. Grip di skidpad hanya 0,87 g dengan ban Bridgestone Turanza EL450 all-season, sementara lawan-lawannya memakai ban musim panas Goodyear Eagle F1 SuperSport dan mencatat 0,94-0,95 g. Jarak pengereman dari 70 mph juga lebih panjang: 165 kaki berbanding 152 kaki (Audi) dan 154 kaki (BMW).

Tapi di jalan raya, ceritanya berbeda. Lexus memberikan kualitas berkendara yang jauh lebih empuk dibanding S3 atau M235. Suspensi meredam hampir semua gundukan dan retakan aspal tanpa kehilangan kontrol bodi yang wajar. Setir memang kurang komunikatif, tapi bobotnya terasa pas. Ini bukan mobil untuk mengejar waktu putaran, melainkan sedan harian yang tetap menyenangkan saat digeber.

Interior: Sentuhan Fisik yang Terasa Premium, Layar Baru yang Lebih Manusiawi

Untuk 2026, Lexus akhirnya membuang layar infotainment seukuran smartphone yang dulu ditempel di dashboard dan remote touchpad yang menyebalkan. Sebagai gantinya, kini ada layar sentuh 12,3 inci yang terintegrasi rapi, ditambah panel instrumen digital dengan ukuran sama. Sistem HVAC kini dikendalikan lewat sederet toggle switch berkualitas tinggi — bukan panel kapasitif yang merepotkan.

Semua port USB kini Type-C, ada wireless charging pad, dan yang paling penting: tombol-tombol fisik masih dipertahankan. Setirnya enak digenggam, posisi duduk presisi, dan hampir seluruh permukaan kabin dilapisi material empuk — termasuk sandaran tangan di dasar layar sentuh yang baru. Ini adalah kabin yang terasa dibangun dengan hati-hati, bukan sekadar dirakit.

Harga dan Varian: Dua Pilihan, Satu Jiwa

IS350 F Sport Design adalah varian dasar. Untuk tambahan USD 2.450, tersedia F Sport reguler yang menambahkan:

  • Suspensi dengan tuning khusus
  • Kaliper rem merah
  • Lumbar elektrik dan sandaran kepala empat arah untuk kursi depan
  • Setir berpemanas
  • Aksesori interior eksklusif

Selain itu, ada Handling package yang menambahkan mode berkendara tambahan, peredam adaptif, dan diferensial selip terbatas Torsen (khusus RWD). Paket Teknologi menghadirkan lampu LED penuh, front-cross-traffic alert, lane-changing assist, dan Traffic Jam Assist.

Dengan segala kekurangannya dalam data objektif, IS350 2026 adalah salah satu dari sedikit sedan kompak yang masih menawarkan mesin V6 alami, transmisi konverter torsi yang mulus, dan kabin yang benar-benar nyaman. Di pasar yang makin didominasi SUV dan mesin turbo, Lexus memilih jalan yang berbeda — dan untuk sebagian penggemar, itu justru daya tarik utamanya.

Bagikan
Sumber: caranddriver.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks