AMBON — Bakti sosial kesehatan yang digagas IDI Maluku Tengah dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia ke-110 ini akan menyasar dua kecamatan sekaligus. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, di Ambon, Rabu, menegaskan pemerintah daerah siap menyinergikan berbagai hal yang diperlukan agar kegiatan berjalan optimal.
"Kegiatan seperti ini sangat baik karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Jika ada hal-hal yang bisa disinergikan dengan pemerintah daerah, tentu akan kami dukung," kata Hendrik.
Layanan Kesehatan Apa Saja yang Disediakan?
Rencananya, bakti sosial akan menghadirkan sejumlah layanan kesehatan bagi warga di Kecamatan Leihitu dan Leihitu Barat. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, serta pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.
Selain itu, masyarakat juga akan mendapatkan edukasi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan. Tenaga dokter akan memberikan pengobatan sesuai hasil pemeriksaan dan merujuk pasien ke fasilitas kesehatan lanjutan jika diperlukan.
Mengapa Pemprov Mendukung Penuh?
Menurut Gubernur, kehadiran tenaga kesehatan di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata pengabdian profesi sekaligus mendukung upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi dinilai sebagai langkah strategis memperluas jangkauan layanan, terutama bagi warga di pelosok.
"Pemerintah daerah menyambut baik berbagai inisiatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujar Hendrik.
Dalam pertemuan tersebut, pengurus IDI Maluku Tengah juga menyampaikan rencana pelaksanaan baksos sekaligus mengundang Gubernur Maluku untuk membuka secara resmi kegiatan. Hendrik mengapresiasi komitmen IDI Maluku Tengah yang selama ini aktif berkontribusi melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di daerah.