AMBON — Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, menyatakan perpanjangan operasi diputuskan dalam rapat evaluasi yang melibatkan tim SAR dan keluarga korban. “Ada perpanjangan operasi pencarian selama dua hari, jadi mulai hari ini sampai besok,” kata Arafah kepada Kompas.com via telepon, Jumat.
Keluarga Korban Ikut Terjun Langsung dalam Pencarian
Dalam evaluasi tersebut, sejumlah keluarga korban turut serta dalam proses pencarian sejak hari pertama. “Kebetulan kemarin ada keluarga korban juga yang ikut pencarian,” ungkap Arafah.
Tim SAR gabungan telah berkoordinasi dengan Camat Babar Barat dan perangkat Desa Sinairusi, termasuk masyarakat setempat yang selama ini aktif membantu. “Semalam ini karena tim masih melakukan pencarian di lapangan jadi kita sudah sampaikan ke Pak Camat untuk diteruskan kepada tim semua,” ujarnya.
Speedboat Tenggelam Dihantam Cuaca Buruk
Insiden bermula pada Kamis (11/6/2026) saat sebuah speedboat mengangkut 10 orang melintas di perairan Pulau Dai. Kapal tersebut tenggelam setelah dihantam cuaca buruk dan gelombang tinggi. Dua penumpang berhasil selamat setelah berenang menuju tepian pantai, sementara delapan lainnya dinyatakan hilang.
Sejak pagi Jumat, tim SAR gabungan bersama warga kembali melanjutkan pencarian di sekitar lokasi kejadian. “Jadi hari ini mulai lanjut lagi pencarian oleh tim SAR gabungan, masyarakat juga ikut mencari,” kata Arafah.
Harapan di Dua Hari ke Depan
Arafah berharap perpanjangan operasi ini membuahkan hasil. “Ya kita berharap dan terus berdoa semoga dalam waktu dua hari ini mereka semua dapat ditemukan,” ucapnya. Pencarian difokuskan di perairan sekitar Pulau Dai yang dikenal memiliki arus kuat dan kondisi cuaca yang kerap berubah-ubah.