Pencarian

IHSG Diprediksi Sideways Cenderung Melemah ke 6.100, Investor Tunggu Keputusan BI dan MSCI Pekan Ini

Kamis, 18 Juni 2026 • 11:05:01 WIB
IHSG Diprediksi Sideways Cenderung Melemah ke 6.100, Investor Tunggu Keputusan BI dan MSCI Pekan Ini
IHSG diprediksi bergerak sideways dengan kecenderungan melemah menuju level 6.100.

JAKARTA — Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (18/6/2026) diperkirakan masih dibayangi oleh dua sentimen besar yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Analis Phintraco Sekuritas menyebut ruang penguatan indeks mulai terbatas sehingga potensi pelemahan terbuka lebar.

Batas Bawah 6.100, Batas Atas 6.350

Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Kamis, menetapkan support IHSG di level 6.100 dan resistance di 6.350. Dari sisi teknikal, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih menunjukkan pelebaran histogram positif.

Namun, indikator Stochastic RSI telah membentuk pola death cross di area overbought. “Kondisi tersebut mengindikasikan ruang penguatan IHSG mulai terbatas sehingga indeks berpotensi bergerak sideways dengan kecenderungan melemah,” tulis riset tersebut.

Dua Agenda Kunci: RDG BI dan Review MSCI

Konsensus pasar memperkirakan Bank Indonesia akan menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam RDG yang digelar hari ini. Meski demikian, pandangan ekonom masih terbelah antara mempertahankan suku bunga acuan atau kembali menaikkannya.

Menurut Phintraco Sekuritas, perbedaan pandangan ini dipengaruhi oleh mulai meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, penurunan harga minyak mentah dunia, serta langkah agresif BI sebelumnya. Namun, fokus utama bank sentral saat ini masih tertuju pada upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, sehingga peluang kenaikan suku bunga tetap terbuka.

Selain keputusan BI, perhatian investor juga tertuju pada MSCI Global Market Accessibility Review yang dijadwalkan pada Jumat (19/6/2026). Pengumuman ini dinilai dapat menjadi penentu arah pergerakan pasar saham domestik dalam jangka pendek. “Ditambah lagi MSCI Annual Market Classification Review pada 24 Juni 2026,” lanjut Phintraco Sekuritas.

Strategi Investor: Wait and See

Pelaku pasar cenderung mengambil sikap hati-hati menjelang sejumlah agenda penting dalam beberapa hari ke depan. Kombinasi antara data teknikal yang melemah dan ketidakpastian kebijakan moneter membuat pergerakan IHSG diperkirakan terbatas.

Analis menyarankan investor untuk mencermati pengumuman BI dan MSCI sebagai katalis utama sebelum mengambil posisi baru. Jika BI menaikkan suku bunga, rupiah berpotensi menguat namun tekanan pada sektor saham berbasis utang bisa meningkat.

Bagikan
Sumber: money.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks