MALUKU — Wuling Malaysia secara resmi memamerkan Huajing S di Kuala Lumpur International Mobility Show, menandai langkah awal ekspansi SUV premium ini ke pasar Asia Tenggara. Mobil ini merupakan hasil pengembangan bersama antara SAIC-GM-Wuling dengan Huawei, yang berperan sebagai bagian dari program Huawei Inside (HI) Plus.
Desain Visor Khas Huawei dan Dimensi Bongsor
Dari segi tampilan, Huajing S mengadopsi ciri khas desain Huawei yang paling menonjol di bagian depan. Gril depan menyatu dengan lampu utama dan bilah lampu lebar berbentuk petir, menciptakan efek visor yang futuristik.
Dimensinya masuk kategori jumbo. Dengan panjang 5.235 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.800 mm, dan jarak sumbu roda 3.105 mm, SUV ini siap bersaing di segmen premium tiga baris yang selama ini didominasi merek Jepang dan Eropa.
Mesin Hybrid 1.500 Turbo dengan Dua Opsi Baterai
Sebagai PHEV, Huajing S mengandalkan mesin empat silinder turbo 1.500 cc yang menghasilkan 143 PS dan torsi 220 Nm. Mesin ini dipadukan dengan motor listrik depan bertenaga 272 PS dan torsi 310 Nm, disalurkan melalui transmisi DHT khusus hybrid.
Wuling menyediakan dua pilihan baterai LFP. Pertama, baterai 31 kWh untuk varian FWD dengan jarak tempuh listrik murni 200 km. Kedua, baterai 41,9 kWh yang mampu menempuh 235 km dalam mode EV. Keunggulan utama ada pada teknologi pengisian cepat DC hingga 145 kW, yang memungkinkan pengisian 10-70 persen hanya dalam 14,5 menit.
Interior Berteknologi HarmonySpace 5
Kabin Huajing S menjadi etalase teknologi Huawei. Terdapat layar instrumen 8,8 inci dan layar sentuh hiburan 15,6 inci yang menjalankan HarmonySpace 5, versi otomotif dari sistem operasi HarmonyOS 5 milik Huawei.
Fitur keselamatan andalannya adalah Huawei Qiankun ADS Pro, paket bantuan pengemudi canggih yang mengandalkan susunan lidar dan kamera di bagian atas kaca depan. Sistem ini memungkinkan fungsi semi-otonom di berbagai kondisi jalan.
Belum ada informasi resmi mengenai harga jual di Malaysia maupun kemungkinan kehadirannya di Indonesia. Namun, dengan peluncuran di negara tetangga, bukan tidak mungkin Wuling Indonesia mulai mempertimbangkan untuk membawa SUV flagship ini ke pasar dalam negeri dalam waktu dekat.