TANIMBAR — Kapolda Maluku, Irjen Pol. Dadang Hartanto, memastikan kesiapan pengamanan proyek strategis nasional Blok Masela saat meninjau langsung lokasi di Desa Lermatang. Dalam kunjungan itu, ia didampingi jajaran pejabat utama Polda Maluku, Polres Kepulauan Tanimbar, dan perwakilan manajemen Inpex Masela Ltd.
Mengapa Keamanan Jadi Prioritas Utama?
Kapolda menegaskan bahwa stabilitas keamanan menjadi faktor krusial dalam proyek investasi sebesar ini. "Keamanan merupakan faktor penting dalam menciptakan kepastian investasi. Polda Maluku berkomitmen mengawal seluruh tahapan pembangunan Blok Masela secara profesional," ujarnya dalam keterangan yang diterima Terasmaluku.com.
Menurutnya, keberhasilan proyek tidak hanya bergantung pada kesiapan teknis dan besarnya investasi, tetapi juga membutuhkan kolaborasi semua pihak. Polda Maluku telah memperkuat koordinasi dengan TNI, SKK Migas, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan tokoh adat setempat.
Apa Saja yang Ditinjau Kapolda?
Dalam peninjauan tersebut, Kapolda mengecek akses menuju kawasan proyek, kesiapan fasilitas pendukung, serta sejumlah titik strategis yang akan digunakan saat groundbreaking. Ia juga menerima pemaparan dari pihak Inpex Masela Ltd mengenai perkembangan persiapan lapangan, kondisi geografis, dan langkah mitigasi yang sudah dilakukan.
Pendekatan preventif menjadi prioritas. "Kami ingin memastikan bahwa pembangunan Blok Masela berjalan dengan baik sejak tahap awal. Stabilitas keamanan yang terjaga akan memberikan kepastian bagi investor," ungkap Dadang.
Dampak bagi Masyarakat Maluku dan Nasional
Blok Masela merupakan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia. Pengembangan Lapangan Abadi ini diproyeksikan mampu memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan timur. Proyek ini diyakini akan membuka lapangan kerja, mempercepat pembangunan infrastruktur, dan mendorong program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Kapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung proses persiapan, termasuk masyarakat Tanimbar yang terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban wilayah. "Semangat kolaborasi dan dukungan masyarakat merupakan modal utama dalam mewujudkan keberhasilan proyek ini," pungkasnya.